Karena Tebusan Dibayar Abu Sayyaf Incar WNI Untuk Disandera

Karena Tebusan Dibayar Abu Sayyaf Incar WNI Untuk Disandera

Adujudi – Ada 10 WNI yg saat ini berada dibawah kuasa kelompok Abu Sayyaf. WNI ini disandera & untuk membebaskannya harus membayarkan tebusan. Kisah penyanderaan WNI ini seperti tidak surut. Sesudah belasan WNI dibebaskan, sekarang malah berlanjut lagi. Dikhawatirkan WNI dapat jadi incaran. Tidak Sedikit yg menduga WNI diincar menyusul pembebasan belasan WNI yg kabarnya diiringi dengan pembayaran uang. Cerita tebusan WNI ini konon tersebar di kalangan penyandera di kelompok faksi-faksi Abu Sayyaf & Al Habsy. Dua kelompok ini yg umumnya mengklaim melaksanakan pembajakan. Walaupun sebenarnya yg menyandera kemungkinan kelompok lain yg lebih kecil, lalu meminjam nama salah satu dari kelompok itu dengan membayar ‘royalti’ yg uangnya dari uang tebusan yg dibayarkan. Atau dapat juga sandera ‘dijual’ ke kedua kelompok itu.

Dahulu WNI bukan salah satu incaran mengingat jalinan Indonesia & Filipina Selatan. Namun itu dulu, saat ini motif ekonomi memang lah mendasari penyanderaan, kelompok-kelompok penculik ini perlu uang. Gampang didapat ya dgn membawa WNI, apalagi tekanan publik teramat besar di Indonesia untuk pembebasan. Soal motif ekonomi ini tak ditampik Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. “Kenapa selalu Indonesia yg diculik? Ini banyak kapal Malaysia, mencari ikan di Malaysia, WNI kerja legal di sana. Diambil yg memiliki passpor Indonesia, aku bertanya ada apa ini? Aku katakan tadi barangkali kita terlalu persuasif. Bisa Jadi alasan ekonomi atau alasan yg lain lagi. Ini mesti kita analisa dengan benar,” tutur Gatot seusai rapat di kantor Menko Polhukam Jl Medan Merdeka Barat, Senin (11/7).

Dari dua penyenderaan yg terakhir, para penyandera benar-benar menanyakan warga kewarganegaraan. & ketika ada yg membawa paspor WNI lengkap, mereka yg dipindah & disandera. “Suasana yg sangat aku sesalkan yakni mereka memilih, di dalam kapal penangkap ikan itu ada tujuh, dicek semuanya yg miliki paspor Indonesia ini yg diculik. Ada apa sebenarnya Abu Sayyaf dengan Indonesia?” kata Gatot usai menghadiri halal bi halal. Gatot menepis anggapan bahwa pembebasan WNI dari kelompok Abu Sayyaf selama ini gunakan uang tebusan dari negara. Namun Gatot tidak mampu mengonfirmasi apakah pihak swasta laksanakan pembayaran.

“Ya barangkali (swasta bayar), jikalau kita menjadi sapi perah, kemungkinan suatu ketika Abu Sayyaf datang ke sini. Oleh Sebab Itu janganlah ingin menjadi bangsa sapi perah,” ujar Gatot. Tetapi seperti diungkapkan Menlu Retno Marsudi, Indonesia dapat berupaya bersama segala cara melindungi WNI, termasuk juga lakukan pembebasan. Namun cara apa yg ditempuh? “Khusus pada Filipina kita minta upaya keras agar segera dapat melakukan pembebasan warga kita. Penekanan penyelamatan sandera prioritas kita,” sambung Retno, Senin (11/7).

Supports By Adujudi.com:

  1. Tembak Ikan
  2. Poker Online Indonesia
  3. Poker Online Terpercaya
  4. Poker Uang Asli
  5. Agen Judi Poker
  6. Adu Sabung Ayam Online
  7. Adu Ayam Online
  8. sabung Ayam Online
  9. Judi Casino Indonesia
  10. Taruhan Judi Bola
  11. Judi Bola Terpercaya
  12. Agen Bola Indonesia
  13. Judi SBOBET Indonesia
  14. Agen SBOBET Indonesia
  15. Agen Sabung Ayam Terpercaya
  16. Agen Sabung Ayam Indonesia
  17. Agen Adu Ayam Online
  18. Agen Adu Ayam Indonesia
  19. Bandar Bola Terpercaya
  20. Master Agen Bola Indonesia
  21. Agen Sabung Ayam S128

AduPoker88